"Dalam rangka mengantisipasi puasa dan lebaran, Bapak Menteri (Rachmat Gobel) sudah mengeluarkan izin (impor) sapi bakalan 250.000 ekor. Untuk lebih mengantisipasi lagi agar harga daging sapi lebih stabil kita keluarkan 29.000 ekor sapi siap potong," tutur Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Partogi Pangaribuan, saat ditemui di Gedung Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Senin (19/05/2015).
Tidak hanya itu, Kemendag juga akan mengeluarkan izin impor daging jenis secondary meat kepada BUMN. Namun Kemendag masih menghitung berapa kuota yang akan diberikan BUMN untuk mengimpor daging jenis secondary meat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diharapkan dengan cara-cara antisipasi seperti ini, harga daging sapi di tingkat pasar tradisional stabil. Selain itu kebutuhan daging sapi di dalam negeri juga cukup.
"Jadi konsumen bisa menikmati harga lebih stabil. Untuk daging secondary nanti akan diberikan lagi," jelas Partogi.
(wij/dnl)











































