Badan Pengembangan SDM Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Achmad Subijakto mengatakan, kinerja KKP kini bisa diakses oleh siapa pun melalui website, termasuk dunia internasional. Banyak aplikasi untuk perizinan, regulasi, sertifikasi, dan pengaduan masyarakat yang sudah masuk dalam website resmi KKP.
Bahkan terbaru adalah inovasi dari kementeriannya, sistem pemantauan kapal perikanan. Informasi-informasi ini ternyata menarik para pengunjung internet dari berbagai negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan data flag counter yang dikutip dari situs Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), terdapat berbagai pengunjung dari 120 negara
yang mengunjungi situs ini.
Misalnya per hari ini (18/5/2015), jumlah pengunjung terbanyak adalah Indonesia yang mencapai 111.000 pengunjung lebih atau sekitar 84%, kemudian disusul oleh AS 8,4%, Uni Eropa 2,5%, Singapura 0,5%, Australia 0,4%, China 0,4%, Malaysia 0,3%, Japan 0,3%, Inggris 0,3%, Israel 0,3%, Belanda 0,2%, Prancis 0,2%, India 0,1%, Jerman 0,1%, dan negara lainnya.
(hen/dnl)










































