Informasi yang didapatkan, JK akan membahas kelanjutan nasib Merpati yang sudah tidak beroperasi lagi. Saat dikonfimasi, Jurubicara JK , Husain Abdullah membenarkan pertemuan itu membahas yang berkaitan dengan angkutan udara. Pertemuan itu dimulai sekitar pukul 15.15 WIB dan berlangsung tertutup
"Iya membahas soal pesawat," kata Husain, di Kantor Wakil Presiden, Selasa (19/5/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Opsi lain Merpati direstrukturisasi (suntik pendanaan) tapi kalau ujungnya bangkrut, itu artinya bukan merestrukturisasi tapi disuntik mati. Atau mungkin Merpati bisa bersinergi dengan BUMN lain, tata kelolanya seperti apa, ini masih dihitung pemerintah," ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerintah masih mencari opsi yang terbaik bagi Merpati, apalagi saat ini maskapai tersebut sudah tidak bisa lagi terbang dan menunggak utang triliunann rupiah, tidak hanya dengan perusahaan lain, tapi juga utang yang cukup besar ke karyawan karena gaji yang tak terbayar sejak November 2013.
"Belum lagi utang dagang lainnya, utang avtur. Memang salah satu opsinya Merpati dijual apa adanya tapi itu tidak mudah. Kalaupun dijual ada investor yang mau apa tidak, masih bisa terbang apa tidak. Kalau dalam satu kalimat itu gampang," tutup Hadiyanto.
(fiq/rrd)











































