Menteri Susi Tindak Perbudakan di Benjina, AS Memantau

Menteri Susi Tindak Perbudakan di Benjina, AS Memantau

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 22 Mei 2015 13:43 WIB
Menteri Susi Tindak Perbudakan di Benjina, AS Memantau
Jakarta - Kasus perbudakan anak buah kapal (ABK) asing di Benjina, Kepulauan Aru oleh PT Pusaka Benjina Resources (PBR) jadi sorotan internasional. Aksi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menangani perbudakan ini, jadi perhatian banyak negara.

"Yang kita perhatikan waktu Bu Susi fokus menangani perbudakan di Benjina. Itu menjadi perhatian dunia internasional," kata Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia, Robert O. Blake, di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (22/5/2015).

AS, kata Robert, adalah negara pengimpor produk ikan seperti tuna hingga kepiting, dari berbagai negara termasuk Indonesia. AS berkomitmen menerima produk ikan yang ditangkap dengan cara benar.

"Kasus kemarin kan, para ABK diperlakukan tidak layak dan tidak dibayar. Kita berkomitmen untuk tidak beli ikan yang prosesnya ada aktivitas perbudakan. Kita sudah menekan Thailand," ujarnya.

Saat ditanya soal kebijakan Menteri Susi di sektor perikanan selama ini, Robert menyatakan, tidak ada pengaruh besar terhadap pasokan ikan ke AS. Alasannya, AS juga memproduksi ikan sendiri meskipun tetap menerima produk ikan impor.

"Nggak terlalu berpengaruh karena kita juga produksi dan menangkap ikan juga," ujarnya.

(Feby Dwi Sutianto/Wahyu Daniel)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads