Bawang Merah Impor Merajalela, Pemerintah Pastikan Belum Keluarkan Izin

Bawang Merah Impor Merajalela, Pemerintah Pastikan Belum Keluarkan Izin

Wiji Nurhayat - detikFinance
Senin, 25 Mei 2015 12:53 WIB
Bawang Merah Impor Merajalela, Pemerintah Pastikan Belum Keluarkan Izin
Jakarta - Peredaran bawang merah impor cukup marak diperdagangkan di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur bahkan di pasar eceran seperti Pasar Minggu, Jakarta. Peredaran bawang impor terjadi, saat harga bawang merah di dalam negeri sedang naik tinggi karena pasokan terbatas.

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina menegaskan pihak Kemendag hingga saat ini belum pernah mengeluarkan izin impor bawang merah.

"Belum (keluarkan Surat Persetujuan Imporβ€Ž/SPI)," tegasnya saat ditemui usai diskusi soal pangan di Restoran Bumbu Desa Cikini, Jakarta, Senin (25/05/2015).

Srie juga belum bisa berkomentar lebih lanjut apakah bawaβ€Žng impor tersebut ilegal atau tidak. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengecek ke lapangan terkait informasi peredaran bawang merah impor.

"β€ŽSaya musti cek dulu benar nggak. Kita akan koordinasi dengan Kementan," tukasnya.

Dari pantauan detikFinance di Pasar Induk Kramat Jati, setidaknya ada 15 kios bawang merah skala besar. Dari beberapa kios tersebut ada yang memilih menjual bawang Brebes dan impor, namun ada juga yang hanya jual bawang Brebes. Dari pengakuan para pedagang, bawang merah impor berasal dari Vietnam, Thailand, India, hingga Burma.

Harga bawang merah di dalam negeri selama sebulan terakhir mengalami tren kenaikan harga, harganya telah naik 18%. Kenaikan harga juga terjadi di harga untuk rata-rata nasional.

(Wiji Nurhayat/Suhendra)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads