Ekonomi Lesu RI, Banyak Hotel Banting Harga

Ekonomi Lesu RI, Banyak Hotel Banting Harga

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 25 Mei 2015 15:30 WIB
Ekonomi Lesu RI, Banyak Hotel Banting Harga
Jakarta - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roslaeni menyebutkan, sektor properti sekarang sudah berada dalam kondisi yang buruk. Khususnya perhotelan yang sekarang mulai banyak banting harga.

Hal ini tak lepas dari lesunya perekonomian Indonesia sejak awal tahun. Ekonomi hanya mampu tumbuh 4,7% pada kuartal I-2015 dan diperkirakan mencapai 5,4% pada akhir tahun atau di bawah target 5,7%.

"Paling berat itu sebenarnya terjadi di hotel. Karena sudah banyak yang banting harga sampai 30%. Karena demand nya itu turun," ungkapnya di sela-sela acara Rakernas, di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (25/5/2015).

Catatan paling jelas terlihat pada kredit bermasalah atau NPL (Non Performing Loans) yang tercatat di perbankan. Banyak hotel, menurut Rosan tidak melunasi pinjaman yang harusnya sudah jatuh tempo.

"NPL itu banyak yang berasal dari hotel. Karena terjadi banyak pembangunan dan demand menurun, lalu mereka banting harga. Tapi kan margin hotel itu tipis sekali. Jadi saat banting harga itu mereka nggak untung dan nggak bisa bayar utangnya di bank," jelasnya.

Hal ini berbeda dibandingkan dengan kondisi tiga atau empat tahun ke belakang. Di mana ekonomi bisa tumbuh di atas 6% dan permintaan akan hotel masih sangat tinggi.

"Kalau properti hampir 3 tahun itu mengalami pertumbuhan yg signifikan. Sekarang ekonomi melambat dan otomatis properti seperti hotel yang high end itu agak stagnan," tukasnya.

(Maikel Jefriando/Rista Rama Dhany)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads