Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan Suseno Sukoyono menuturkan, kunjungan dari Asian Productivity Organization bisa menjadi jembatan kerjasama antara Indonesia dengan negara-negara Asia Pasifik khususnya di bidang pendidikan dan penyuluhan sumber daya manusia sektor perikanan.
"Ini kita bangga sekali. Pekerjaan kita di pelatihan dan penyuluhan dapat perhatian dunia. Kita akan punya kerjasama di bidang tenaga kerja," kata Suseno saat menerima kunjungan delegasi dari APO di kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kamis (28/5/2015).
Suseno mengatakan, ke depan, akan banyak transfer ilmu, seminar, juga pertukaran ahli dari negara-negara peserta APO termasuk Indonesia. Menurutnya ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas sektor perikanan di dalam negeri juga di negara-negara peserta APO lainnya.
"Kita tingkatkan produktivitas, kalau ada teknologi kita nggak perlu susah-susah nyari, juga nanti ada pertukaran ahli," tuturnya.
Sementara itu, Direktur Departemen Industri APO, J.M Thilaka Jayasundara menunjukkan apresiasi yang tinggi dari kunjungan ini. Wanita asal Jepang ini mengaku banyak hal yang bisa diimplementasikan dari ilmu yang didapatnya selama berkunjung ke Indonesia. Selain ke Kementerian KKP, Thilaka dan rombongan juga sudah mengunjungi kementerian dan lembaga pemerintahan yang lain.
"Ini sangat bagus, dan saya yakin partisipan yang lain pun bisa mengimplementasikan ini di negaranya masing-masing. Sekarang kita tahu kelautan dan perikanan Indonesia telah melakukan hal yang luar biasa, kita mendapatkan kisah sukses dan saya yakin akan mengimplementasikan ini," katanya.
Dari 20 negara, sebanyak 13 delegasi negara hadir dalam kunjungan ini. Delegasi tersebut berasal dari India, Jepang, Nepal, Mongolia, China, dan lainnya, juga termasuk narasumber dari Kanada.
(Zulfi Suhendra/Suhendra)











































