PDB RI 2004 Tetap Lebih Baik

Jika Pakai Tahun Dasar 1993

PDB RI 2004 Tetap Lebih Baik

- detikFinance
Kamis, 17 Feb 2005 17:34 WIB
Jakarta - Pertumbuhan PDB Indonesia tahun 2004 tetap lebih baik jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya meski dihitung dengan menggunakan tahun dasar 1993.Demikian disampaikan Kepala BPS Choiril Maksum dalam raker dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/2/2005). Pernyataan Choiril ini disampaikan menanggapi pernyataan Anggota Komisi XI DPR RI Dradjad H Wibowo bahwa data pertumbuhan ekonomi BPS yang menyebutkan pada tahun 2004 PDB Indonesia tumbuh 5,13 persen sebagai data yang menyesatkan. Menurut Dradjad target 4,8 persen dan pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya dihitung dengan menggunakan tahun dasar 1993. Sementara pertumbuhan 2004 menggunakan perhitungan tahun dasar 2000. "PDB tahun 2004 tetap akan naik meskipun menggunakan tahun dasar 1993. Jika menggunakan tahun dasar 1993, PDB akan berkisar antara 4,8 sekian persen. Tetapi tetap ada kenaikan dibanding tahun-tahun sebelumnya dengan menggunakan tahun dasar 1993," papar Choiril.Dengan demikian menurut Choiril, perbandingan yang dilakukan BPS sudah apple to apple. Untuk pertumbuhan tahun 2004 jika menggunakan tahun dasar 2000 mencapai 5,13 persen. Dan untuk tahun 2003 4,88 persen, 2002 4,38 persen dan 2001 3,8 persen. "Jadi sebenarnya tahun 2004 itu relatif lebih bagus," tegas Choiril. Sementara rapat kerja antara Komisi XI dan BPS menyimpulkan, kinerja BPS perlu ditingkatkan khususnya dari manajemen sumber daya manusia. Komisi XI juga menyetujui penambahan anggaran untuk meningkatkan kualitas, kuantitas produk statistik serta untuk peningkatan sosialisasi BPS. Pada tahun 2005 anggaran yang diajukan BPS ke pemerintah mencapai Rp 733,6 miliar. Namun yang disetujui hanya sekitar Rp 496,9 miliar. Untuk tahun 2004, pemerintah menyetujui Rp 466,2 miliar dari anggaran sebesar Rp 892,2 miliar yang diajukan oleh BPS. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads