Wacana Pindah Ibu Kota, Andrinof: Palangkaraya Kurang Layak

Wacana Pindah Ibu Kota, Andrinof: Palangkaraya Kurang Layak

Wiji Nurhayat - detikFinance
Kamis, 28 Mei 2015 15:05 WIB
Wacana Pindah Ibu Kota, Andrinof: Palangkaraya Kurang Layak
Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengungkit kembali isu perpindahan ibu kota dari Jakarta di Pulau Jawa ke Palangkaraya di Kalimantan Tengah (Kalteng). Menurutnya, ide memindahkan ibu kota tersebut tepat.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Andrinof Chaniago, mengatakan siap melakukan kajian atas pemindahan ibu kota ini.

"Bappenas siap mengkaji," katanya di kantornya, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (28/5/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian, Andrinof menilai Palangkaraya sudah tidak cocok menjadi ibu kota. Sehingga, harus ada kota lain yang disiapkan sebagai pengganti Jakarta.

"Daya dukung sudah tidak memadai. Jadi kita harus cari lagi lokasi lain. Palangkaraya kurang layak," jelasnya.

Kota Palangkaraya merupakan pilihan Presiden Soekarno saat berencana memindahkan ibu kota tak lama setelah Indonesia merdeka. Pemerintahan lama sudah menyiapkan infrastruktur di Palangkarya, salah satunya adalah jalan raya yang lebar.

Andrinof mengakui saat ini Indonesia perlu melebarkan pertumbuhan ke luar Jawa. Hal ini dilakuakn supaya pembangunan bisa merata.

"Berdasarkan kajian, kebutuhan untuk menyebarkan pusat pertumbuhan di luar Pulau Jawa itu penting. Banyak pilihan (selain Palangkaraya), tetapi tidak bisa disebut harus dikaji dulu," jelasnya.

Apa alasan Megawati setuju ibu kota RI dipindah dari Jakarta? Cek di berita ini.

(ang/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads