"Kita kontrak dengan Kuhne untuk 5 tahun, ini sudah tahun ketiga, persiapan tahun keempat," kata Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino saat kunjungannya ke Kampus KLU di Hamburg, Jerman, Senin (1/5/2015)
Lino mengatakan, rata-rata setiap tahun ada 25 orang pegawai Pelindo II yang lolos seleksi kemudian dikirim ke Jerman untuk belajar ilmu logistik. Seperti diketahui, persoalan logistik di Indonesia sangat tak efisien, bahkan tertinggi di kawasan ASEAN yang mencapai 24,7% dari Produk Domestik Bruto (PDB), sehingga ekonomi biaya tinggi dan membuat harga barang jadi lebih mahal.
Untuk program master ini, pihaknya mengirim para pegawai di bidang pemasaran, ahli mesin, keuangan dan lain-lain. Program semacam ini juga dilakukan oleh beberapa instansi lainnya di pemerintahan seperti Kementerian Perhubungan, BPK dan lainnya.
Sementara itu, Presiden Kuhne Logistic University (KLU) Thomas Strothotte mengatakan, pihaknya sangat senang dengan kerjasama Pelindo II. Pihak KLU siap membuka program ilmu tentang logistik di Indonesia pada 2016.
"Saya senang dengan kolaborasi ini. Saya rasa Anda sudah memilih institusi yang tepat," kata Thomas.
Bila program ini sudah berjalan, maka KLU akan membantu dalam menyediakan tenaga pengajar di IPC Corporate University di Ciawi, Bogor, Jawa Barat milik Pelindo II. Nantinya para mahasiswa yang ikut program ini bisa mengikuti program di Jerman selama 4 bulan kemudian dilanjutkan di Tanah Air.
"Jadi belajarnya di sana (Indonesia), namun sertifikatnya dari sini," kata Lino.
Selain program pendidikan master, Pelindo II juga punya program untuk jajaran level atas perseroan. Program ini untuk membentuk calon pemimpin di masa mendatang, Pelindo II bekerjasama dengan kampus-kampus ternama di dalam dan luar negeri.
IPC Corporate University, adalah anak perusahaan PT Pelindo II yang didirikan dengan tujuan menjadi pusat pengetahuan bidang kepelabuhan, maritim dan logistik. Program yang ditawarkan berorientasi pada bidang Container Terminal, Non Container Terminal, Marine Service dan Logistik.
Kampus ini terdiri dari gedung classroom, warehouse simulation, Ballroom, Residence, Simulator, dan Administration Building. IPC Corporate University juga bekerjasama dengan beberapa universitas nasional dan internasional, yakni, IMD Business School, STC-BV, Kuhne Logistic University, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Sriwijaya, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Hasanuddin.
(Suhendra/Rista Rama Dhany)











































