Pelindo II Gandeng Kampus Milik Orang Terkaya Jerman

Laporan dari Hamburg

Pelindo II Gandeng Kampus Milik Orang Terkaya Jerman

Suhendra - detikFinance
Kamis, 04 Jun 2015 15:28 WIB
Pelindo II Gandeng Kampus Milik Orang Terkaya Jerman
Hamburg - PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) menggandeng Kuhne Logistic University (KLU)‎ di Hamburg, Jerman dalam rangka membuka program ilmu logistik di Indonesia. KLU merupakan kampus milik Klaus-Michael Kuehne, seorang pengusaha logistik yang merupakan orang terkaya nomor 9 di Jerman‎.

Kedua pihak melakukan penandatanganan MoU tentang program ilmu logistik maritim dan pendidikan formal di Indonesia yang berlangsung di sebuah restoran Radisson Blu Hotel Hamburg, Kamis (4/5/2015).

Hadir dalam acara Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino, Corporate Secretary Pelindo II Rima Novianti, Presiden Kuhne Logistic University (KLU) Thomas Strothotte, Managing Director KLU Fabian Berger.

"MoU ini selain ‎soal program pendidikan juga, juga kita akan bikin riset soal pelabuhan dan logistik. Saya akan libatkan orang kita, nanti hasil risetnya sebagai gelar Phd," kata Lino usai acara penandatanganan MoU.

Lino mengatakan, MoU ini memang belum mengarah pada spesifik bahwa KLU akan membuka cabangnya di Indonesia, namun KLU akan membantu Pelindo II dalam membuka program logistik di kampus IPC Ciawi. Menurutnya, untuk mengarah sampai membuka cabang di Indonesia masih perlu waktu karena terkait regulasi, namun paling tidak program ilmu logistik bisa dibuka di Indonesia, meski sertifikasinya dilakukan di Kampus KLU, Hamburg, Jerman.

"Kalau nanti kesulitan di Indonesia sertifikasinya bisa di sini. Pelaksanaan formatnya masih dirumuskan," katanya.

Rencananya program ilmu logistik akan dibuka pada Oktober 2016 di IPC Corporate University di Ciawi, Bogor, Jawa Barat milik Pelindo II. Nantinya para mahasiswa yang ikut program ini bisa mengikuti program di Jerman selama 4 bulan kemudian dilanjutkan di Tanah Air‎.

IPC Corporate University, adalah anak perusahaan PT Pelindo II yang didirikan dengan tujuan menjadi pusat pengetahuan bidang kepelabuhan, maritim dan logistik. Program yang ditawarkan berorientasi pada bidang Container Terminal, Non Container Terminal, Marine Service dan Logistik.

Kampus ini terdiri dari gedung classroom, warehouse simulation, Ballroom, Residence, Simulator, dan Administration Building.

(hen/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads