Hal tersebut seperti diungkapkan Menko Perekonomian Sofyan DjalilΒ kepada detikFinance, ditemui di Kantornya, Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (8/6/2015).
Ia mengatakan Bulog harus mampu menyerap lebih banyak beras petani dan menyediakan stok beras di gudang-gudangnya sampai akhir tahun minimal 1,5 juta ton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, Lenny dicopot dari jabatannya sebagai Dirut Bulog, karena tidak mampu menyerap beras petani sesuai target yang ditentukan.
Di bawah kepemimpinan Lenny yang telah menginjak bulan ke-6, Perum Bulog belum bisa memenuhi target penyerapan beras petani. Perum Bulog mencatat serapan pengadaan beras pada awal Mei 2015 baru mencapai 700.000 ton dari target 2,75 juta ton atau 25% dari target. Padahal Presiden Joko Widodo menargetkan serapan beras petani minimal 4-4,5 juta ton.β
"Bu Lenny tidak bisa mencapai target itu," kata Deputi BUMN Bidang Usaha Agro dan Industri Strategis, Kementerian BUMN Muhammad Zamkhani.
(rrd/hen)











































