Bahas Keamanan Penerbangan, Menhub Jonan Bertemu Delegasi AS

Bahas Keamanan Penerbangan, Menhub Jonan Bertemu Delegasi AS

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Selasa, 09 Jun 2015 12:12 WIB
Bahas Keamanan Penerbangan, Menhub Jonan Bertemu Delegasi AS
Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan kedatangan tamu dari perwakilan pelaku industri hingga regulator penerbangan asal Amerika Serikat (AS). Pertemuan ini dihadiri oleh operator dan regulator penerbangan Indonesia.

Jonan menjelaskan pertemuan antara regulator dan pelaku industri penerbangan AS dan Indonesia sangat penting. Apalagi, Indonesia memiliki potensi pertumbuhan industri penerbangan yang tinggi.

"Kita pertumbuhan industri penerbangan sangat tinggi," kata Jonan saat membuka acara bertajuk Indonesia-US Aviation Working Group Launch di Kemenhub, Jakarta, Selasa (9/6/2015).

Tingginya pertumbuhan industri penerbangan harus diikuti oleh standar keselamatan atau safety. Keamanan penerbangan merupakan prioritas utama di era pemerintahan Joko Widodo.

"Keselamatan adalah prioritas. Bila disuruh milih antara safety atau capacity. Saya pilih ke safety. Safety adalah prioritas utama kita," ujarnya.

Di tempat yang sama, Duta Besar Indonesia untuk AS Robert Blake menerangkan pertemuan ini sebagai kelanjutan dari kerjasama yang telah dijalin antara Pemerintah Indonesia dan AS di sektor transportasi udara.

"Pertemuan atau working group ini merupakan kelanjutkan kerjasama yang kita lakukan. Pada April lalu ketemu Pak Jonan. MoU antara Indonesia dan AS untuk kemudian selenggarakan working group," jelasnya.

Ia memandang sektor udara sangatlah penting karena bisa menjadi bagian pendorong sektor untuk pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu, ia memboyong puluhan pelaku industri penerbangan hingga regulator penerbangan AS ke Indonesia.

"Pak Jokowi punya rencana bangun infrastruktur. Di sana ada sektor udara. Maka kita launch working group antara AS dan Indonesia stakeholder di industri transportasi. Ini sudah kita lakukan di India dan China 10 tahun ke belakang yakni untuk membangun infrastruktur di sektor udara," katanya.

Hadir pada pertemuan ini seperti: Federal Aviation Administration (FAA), Boeing, Harris, Embry Riddle, General Electric, Burn&McDonnell International, Check-6, Embry-Riddle Aeronautical University, Gulfstream Aerospace Corporation, Harris Corporation, Lockheed Martin, Honeywell Aerospace, Persons Transportation Group, Garuda Indonesia, PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II, Lion Air hingga AirNav.

(feb/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads