Perluasan Bandara Soetta Molor 2 Tahun, Ini Kata Dirut AP II

Perluasan Bandara Soetta Molor 2 Tahun, Ini Kata Dirut AP II

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 10 Jun 2015 09:16 WIB
Perluasan Bandara Soetta Molor 2 Tahun, Ini Kata Dirut AP II
Tangerang - Proyek pengembangan Terminal 3 Ultimate di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) yang berkapasitas 25 juta penumpang per tahun, mundur dari target awal.

Terminal 3 Utilmate yang mulai dibangun sejak Agustus 2012 tersebut, rencana awalnya bisa rampung untuk fase I pada September 2014. Namun, warga Jakarta dan sekitarnya sebagai pengguna jasa angkutan udara harus bersabar, karena penyelesaian proyek molor ke Mei 2016, alias mundur hampir 2 tahun dari target semula.

Lantas apa pejelasan PT Angkasa Pura (AP) II atas terlambatnya penyelesaian proyek senilai Rp 4,7 triliun itu?

Direktur Utama AP II Budi Karya mengatakan, mundurnya target bukan tanpa sebab. Ada penyesuaian desain bangunan terminal dengan pihak-pihak yang terlibat dalam pengoperasian bandara. Proses penyesuaian desain memakan waktu tidak sebentar.

"Kayak kita merencanakan apa yang semestinya dibangun. Ada satu konsolidasi. Agar desain yang dibuat sesuai tuntutan. Saat peserta tender ajukan desain, ternyata tidak sertakan pihak yang terlibat di bandara, seperti Bea Cukai hingga Imigrasi. Saat proyek mulai. Ada penyesuaian dan ada syarat masing-masing pihak. Di sana paling banyak sita waktu," kata Budi saat berbincang dengan detikFinance di Kantor Pusat AP II, Cengkareng, Senin (8/6/2015).

Selain itu, ada pula kendala teknis hingga pembiayaan selama proses konstruksi. Alhasil, AP II harus melaku pengkajian ulang terhadap proyek pengembangan Terminal 3 Ultimate. Salah satunya ialah perseroan mengubah konsep dan besaran biaya pembangunan Automated People Mover System (APMS) atau kereta antar terminal.

Proyek pengembangan Terminal 3 Ultimate tidak ada persoalan lahan karena bangunan terminal menempati lahan milik perseroan. Budi menargetkan proyek ini bisa tuntas sebelum musim lebaran tahun 2016.

"Konstruksi selesai Desember 2015. Kita punya untuk 3-4 bulan uji coba. Terus mulai Mei 2016 atau lebaran tahun depan," sebutnya.

(feb/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads