Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel mengatakan tahun ini penyelenggaraan operasi pasar atau pasar murah digelar di 176 titik selama bulan Puasa.
"Berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pasar murah baik dilaksanakan di pemerintah pusat dan daerah. Penyelenggaraan pasar murah bersama secara serempak di seluruh Indonesia. Kemendag sudah mengidentifikasi 176 titik pasar murah selama Puasa," tutur Gobel saat ditemui di Gedung Kemendag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (10/6/2015).
Sementara itu Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag Srie Agustina mengungkapkan jumlah pelaksaan operasi pasar tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan realisasi operasi pasar yang dilakukan tahun lalu.
"Bahwa semua akan berpartisipasi aktif baik itu semua pengusaha dalam penyelenggaraan pasar murah. Kita catat sementara identifikasi di 176 titik. Tahun lalu 122 titik lokasi realisasinya," tuturnya.
Nantinya produk yang dijual di pasar murah adalah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng hingga gula pasir. Harga yang ditawarkan juga jauh lebih murah dibandingkan rata-rata harga ritel dan pasar eceran.
"Kalau ada beberapa permintaan (operasi pasar) kita fasilitasi. Pasar murah itu kita jual bahan pokok seperti gula pasir, beras, paket sembako lainnya dengan pengusaha ritel. Harga yang ditawarkan adalah harga distributor dan produsen," tutupnya.
(wij/hen)










































