Di Depan Petani Bawang Brebes, Mentan: Saya Minta Pak Gobel Jangan Impor

Di Depan Petani Bawang Brebes, Mentan: Saya Minta Pak Gobel Jangan Impor

Muhammad Idris - detikFinance
Jumat, 12 Jun 2015 11:31 WIB
Di Depan Petani Bawang Brebes, Mentan: Saya Minta Pak Gobel Jangan Impor
Foto: Mentan di Brebes (Idris-detikFinance)
Brebes - Hari ini, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengunjungi sentra pertanian bawang merah di Brebes, Jawa Tengah. Di depan sejumlah petani bawang, Amran menegaskan pemerintah tidak akan impor bawang merah.

Dia mengatakan, Brebes merupakan produsen beras nomor 4 di Indonesia, dan produsen bawang merah nomor 1. "Anggarannya saya janji tahun depan lebih tinggi. Produksi naik, anggaran naik," kata Amran kepada petani bawang di Desa Sigentong, Wanasari, Brebes, Jumat (12/6/2015).

Produksi bawang di Brebes bisa mencapai 11.000-15.000 ton per bulan saat panen. Awal bulan ini sudah mencapai 7.000 ton, dan itu cukup untuk memenuhi kebutuhan nasional.

"Saya minta Bulog angkut dari sini ke Jakarta dan Bali. Kalau terlalu panjang rantai distribusi, jadi tidak dinikmati petani, kalau impor itu perkuat impor negara lain. Saya sudah telepon Mendag, Pak Gobel kita cukup bawang merah jangan impor," kata Amran.

Tak hanya menolak impor, Amran juga meminta kepolisian menindak tegas pelaku impor bawang ilegal. Seperti pada Maret lalu, kepolisian menangkap 30 orang karena mengedarkan pupuk oplosan.

"Kami hitung seluruh Indonesia bawang kita 110 ribu ton, kebutuhan 90.000 ton. Sekarang cukup. Saya minta Pak Gobel jangan impor," cetus Amran.

"Ada 200.000 ton produksi nasional di Juli-Juni. Saudara-saudara pedagang jangan manfaatkan puasa, kalau harga tinggi pemerintah pikirnya harus impor, padahal cukup produksinya. Makanya saya minta kalian pedagang jangan mainkan harga," imbuh Amran.

(dnl/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads