Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Handaka Santosa mengatakan, tren orang Indonesia berbelanja ke Singapura bukan jadi hal 'wah' lagi. Apalagi saat ini didukung banyaknya tiket penerbangan murah ke Singapura.
"Banyak orang kaya di Indonesia, dari semua kota bisa terbang ke Singapura. Tentu mereka akan belanja ke sana, tiket mudah dan murah sekali ke sana," kata Handaka saat berbincang dengan detikFinance, Senin (15/6/2015).
Handaka menuturkan, pemerintah kehilangan banyak potensi penerimaan devisa karena tren ini. Karena bukan hanya belanja barang-barang mewah di sana, orang Indonesia pun pasti membelanjakan uangnya untuk kepentingan lain.
"Selain belanja, mereka pasti makan ke restoran, menginap di hotel. Jadi ini devisa ke luar," tambahnya.
Lewat penghapusan PPnBM ini, akan memicu orang Indonesia tak lagi berbelanja di Singapura atau bepergian ke negara lain hanya untuk belanja, karena harganya di Indonesia sudah mulai kompetitif.
"Kita sambut baik ini agar orang Indonesia tidak lagi belanja ke sana. Jadi belanja di sini. Barangnya sama kok. Nggak perlu buang duit ke luar," tegasnya.
(zul/dnl)











































