Waktu Keluar Barang dari Priok Beda-beda, Ini Penjelasannya

Waktu Keluar Barang dari Priok Beda-beda, Ini Penjelasannya

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 18 Jun 2015 16:14 WIB
Waktu Keluar Barang dari Priok Beda-beda, Ini Penjelasannya
Jakarta - Waktu bongkar hingga barang keluar dari pelabuhan atau dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara memiliki berbagai versi angka.

Presiden Joko Widodo, kemarin saat blusukan ke Pelabuhan Tanjung Priok mendapatkan laporan proses dwelling time barang di Priok masih berkisar rata-rata 5,5 hari.

Hari ini, Menteri Koordinator Bidang Maritim Indroyono Soesilo saat blusukan tadi pagi di lokasi yang sama mendapatkan laporan bahwa dwelling time hanya 4,17 hari untuk proses pemasukan barang impor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indroyono mengatakan perhitungan dwelling time setiap saat berbeda. Artinya antara sekarang dan kemarin terjadi perbedaan akumulasi dwelling time, karena dihitung berdasarkan rata-rata. Di lapangan proses dwelling time bisa di atas rata-rata.

"Dwelling itu hitungannya beda-beda karena dihitung per jam, per hari, per bulan. Anda bisa buka dan bandingkan dwelling time tahun 2013, 2014, 2015 seperti apa. Di sana ada (dwelling.indonesiaport.co.id)," kata Indroyono saat rapat koordinasi dwelling time di Kementerian Koordinator Maritim, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2015).

Ia menyebutkan proses terlama dalam dwelling time berada saat pre customs atau sebelum memasuki Bea dan Cukai. Di sini terdapat 18 Pos dari Kementerian lembaga yang harus dilewati sebelum masuk ke Pos Customs atau bea cukai.

"Saat ini, Customs komitmen 0,5 hari. Sedangkan 2,7 hari ada di pre Custom. Di sana ada 18 Pos. Seletelah lolos Bea dan Cukai, mau nimbun kita kasih waktu 1,5 hari jadi targetnya 4,7 hari (dwelling time)," sebutnya

Di tempat yang sama, Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Bobby Mamahit menjelaskan perhitungan dwelling saat ini sekitar 5,5 per hari. Perhitungan dwelling time dimulai saat proses pre Custom, Custom hingga setelah Custom. Artinya proses dwelling time dimulai dari barang diturunkan dari kapal (impor) sampai keluar dari pelabuhan.

"Rata-rata dwelling time dihitung per bulan. Bulan lalu (Mei) 5,5 hari kemudian Februari capai 5,9 hari dan Januari 5,6 hari," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo sempat kaget karena angka penunjuk dwelling time di Priok hari ini, berdasarkan dwelling.indonesiaport.co.id hanya 4,17 hari untuk proses pemasukan barang impor.

Angka ini berbeda jauh saat Indroyono menyampaikan kemarin di lokasi yang sama saat bersama Presiden Jokowi, bahwa dwelling time rata-rata di Priok masih lama yaitu 5,5 hari.

(feb/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads