Selain KM Gunung Dempo, ada 2 jenis kapal serupa yang mengikuti program Gerai Maritim dan bakal diberangkatkan dalam waktu dekat.
"Setelah ini ada 2 kapal lagi yaitu Ciremai dan Doloranda itu akan seperti ini," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan (Kemendag) Srie Agustina saat ditemui di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (19/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia akan tiba di Serui masing-masing di H-5 dan H-15," tambahnya.
Selain ketiga kapal di atas, Srie mengatakan Pelni sedang membangun 6 kapal khusus kontainer dalam rangka mendukung program 'tol laut'. Keenam kapal tersebut nantinya akan melayani 30 rute pengiriman hingga ke Biak dan Tual (Maluku) melalui dua pelabuhan utama yaitu Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak (Surabaya).
Selain Peritel, para produsen juga akan dilibatkan mengikuti program Gerai Maritim. Diharapkan dengan cara ini dapat mengurangi tingginya disparitas harga hingga 13,5%.
"Mekanisme para produsen menjual ke pemerintah kabupaten dengan harga pabrik. Kerjasama dengan PT Yapen Mandiri Sejahtera yaitu perusahaan daerah yang kerjasama dengan produsen ini. Yang mengelola nanti hypermart mengelola di sana. Kalau PT Yapen mendistribusikan, Hypermart hanya ambil biaya operasional," tukasnya.
(wij/hen)











































