Pelabuhan Tanjung Batu memang dimulai pembangunannya sejak 2004. Pembangunannya rampung 2011 lalu, namun baru hari ini diresmikan langsung oleh Jokowi.
"Ini Pelabuhan Tanjung Batu, sudah 11 tahun dibangun dan hari ini harus segera beroperasi. Baru nanti akan dipikirkan untuk diperluas lagi sehingga kapal-kapal yang besar bisa bersandar, tapi kegiatan harus segera dilakukan. Nanti pelabuhan yang lama Tanjung Bandan akan digeser ke sini semua khususnya yang angkutan barang," tegas Jokowi, saat meresmikan Pelabuhan Tanjung Batu di Provinsi Bangka Belitung, Sabtu (20/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah saya perintahkan ke Pak Jonan untuk bongkar muat kontainer semua di sini, juga pengisian BBM dan air juga semua digeser ke sini. Jadi agar nantinya luas pelabuhan yang luasnya 100 hektar ini bisa langsung bermanfaat. Selain itu kawasan industri juga nantinya akan gede sekali," tuturnya.
Tugas kedua, ia berikan kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil. Sofyan didorong untuk mendorong investor berinvestaso di Provinsi Bangka Belitung.
"Saya sudah perintahkan Menko Ekonomi agar bisa dorong investor asing ke Belitung," katanya.
Jokowi berkomitmen, akan kembali meninjau Pelabuhan Tanjung Batu dan Provinsi Bangka Belitung dalam waktu 6 bulan ke depan. Nantinya saat kembali, Jokowi ingin roda ekonomi di Bangka Belitung bergerak dan tumbuh.
"Enam bulan saya ke sini harus sudah ada kegiatan entah itu bongkar muat atau pengisian BBM dan air, pokoknya harus sudah ada aktivitas. Listrik nanti siapkan, nanti swasta yang siapkan listrik lewat dieselnya, Di semua provinsi yang namanya listrik jadi problem besar, itu yang mau kejar di semua provinsi," cetusnya.
(wij/dnl)











































