Pulang Dari China dan Prancis, Rini Soemarno Dapat 2 Isu Miring

Pulang Dari China dan Prancis, Rini Soemarno Dapat 2 Isu Miring

Wiji Nurhayat - detikFinance
Sabtu, 20 Jun 2015 17:30 WIB
Pulang Dari China dan Prancis, Rini Soemarno Dapat 2 Isu Miring
Foto: Rini dan Direksi BUMN di Kediaman Dinas (Wiji-detikFinance)
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno curhat setelah ia pulang dari kunjungan kerjanya dari luar negeri yaitu dari Tiongkok dan Prancis. Sesampainya di dalam negeri, Rini mendapatkan kabar tak sedap.

Kabar itu datang dari dua BUMN yang berada di bawah kendalinya yaitu PT Telkom dan PT Pelindo II (IPC).

"Jadi memang saya baru kembali dari Tiongkok dan Prancis, dan kemudian saya dapat oleh-oleh tulisan mengenai Telkom yang menjual data negara dan Pelindo‎ (soal dwelling time)," keluh Rini di kediaman pribadinya, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (20/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk lebih memperjelas kedua masalah ini, Rini telah mengundang khusus 2 direktur masing-masing dari PT Telkom Tbk dan PT Pelindo II.

"‎Di samping saya ada Pak Indra sebagai Direktur Telkom dan Pak Saptono dari Pelindo II. Jadi diharapkan ada penjelasan lebih detil," katanya.

Diharapkan kehadiran kedua direktur ini diharapkan dapat memberikan penjelasan sedetil-detilnya tentang kedua masalah tersebut.

"Saya harapkan penjelasan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat, BUMN ini fungsinya apa. Sehingga tidak terkecohkan dari analisa yang bisa membuat masyarakat resah dan bisa menjadi tidak jelas situasinya‎," jelasnya.

Soal Telkom, ada tudingan pembangunan data center di Jurong, Singapura sama saja 'bunuh diri' lantaran data center tersebut nantinya dianggap untuk menyimpan pusat data pemerintah.

Telkom pun menangkis mentah-mentah tudingan tersebut, sembari menegaskan data center dan disaster recovery center (DRC) dari pelanggan pemerintah yang dikelola Telkom seluruhnya dilaksanakan di Indonesia.

Dalam penjelasannya, Telkom mengungkapkan data center di Jurong, Singapura, yang dinamakan Telin-3 ini akan melengkapi dua data center yang telah dimiliki Telin Singapore sebelumnya di Changi dan Tai Seng.

Data center yang ditargetkan beroperasi pada triwulan ketiga tahun 2016 tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Telin Singapore sebagai strategic hub bagi Telkom Group, yang menghubungkan Indonesia dengan belahan dunia lainnya.

Ketiga data center tersebut sepenuhnya dimiliki oleh Telin Singapore. Pelanggan data center yang dikelola oleh Telin Singapore adalah perusahaan di Singapura (74%) serta sisanya adalah perusahaan–perusahaan multinasional dari kawasan regional dan global.

Telin-3 dirancang untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan layanan data center premium, tidak hanya di Singapura namun juga untuk kawasan regional dan global market di mana Telin Singapore akan berperan sangat penting dalam menyediakan layanan konektivitas telekomunikasi global yang dapat diandalkan, aman dan stabil. Fasilitas ini dibangun untuk memenuhi desain Multi-Tier dan dapat beroperasi secara optimal.

(wij/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads