Menteri Basuki: 4 Bendungan Dibangun Hari Ini, Tak Perlu Groundbreaking

Menteri Basuki: 4 Bendungan Dibangun Hari Ini, Tak Perlu Groundbreaking

Dana Aditiasari - detikFinance
Senin, 22 Jun 2015 14:26 WIB
Menteri Basuki: 4 Bendungan Dibangun Hari Ini, Tak Perlu Groundbreaking
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono hari ini menyaksikan penandatanganan kontrak proyek pembangiunan 4 bendungan. Dalam sambutannya pada peresmian tersebut, ia menegaskan bahwa pekerjaan konstruksi akan dilakukan maulai hari ini tanpa perlu melakukan seremoni groundbreaking.

"Kita nggak ada rencana groundbreaking atau seremonial untuk proyek pembangunan 4 bendungan yang hari ini ditandatangani kontraknya. Pembanguanan dimulai hari ini juga. Jadi jangan menunggu. Kerjakan langsung hari ini juga," tegas Basuki dalam sambutannya, Senin (22/6/2015).

Tidak dilakukannya seremoni groundbreaking, kata Baskui, dimaksudkan agar para kontaktor tidak menunda-nunda pekerjaan. "Nanti kalau pakai acara groundbreaking mereka alasan nunda karena tunggu jadwal groundbreaking. Jadi saya katakan, tidak ada groundbreaking. Kerjakan hari ini juga," tegas dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan, meskipun tidak ada seremoni groundbreaking namun dirinya tetap akan melakukan pemantauan proyek-proyek tersebut. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa proyek-proyek itu benar-benar dikerjakan dengan perkembangan yang sesuai dengan harapan.

"Kita tetap akan kunjungi. Karena kita juga perlu memastikan. Jadi tidak ada groundbreaking, tapi tetap kita pantau terus," pungkasnya.

Seperti diketahui, hari ini dilakukan penandatanganan kontrak konstruksi 4 bendungan yang masuk dalam 13 bendungan prioritas yang akan dibangun tahun ini yaitu Paseloreng (Sulawesi Selatan), Tanju (NTB), Mila (NTB), dan Karian (Banten).

Pemerintah sebelumnya juga telah menandatangani 5 proyek bendungan yaitu bendungan Raknamo (NTT), Pidekso (Jawa Tengah), Logung (Jawa Tengah), Keureuto (Aceh Utara) dan Lolak (Sulawesi Utara)

‎Sejumlah bendungan sisanya akan memasuki penandatanganan kontrak selambat-lambatnya pada September tahun ini. Uakni Tapin (Kalimantan Selatan), Ratiklod (NTT), dan Telagawaja (Bali) dan Bintang Bano (NTB).

(dna/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads