Ekonomi Indonesia diperkirakan masih melambat di triwulan II-2015. Akibatnya, kalangan menengah yang masih memiliki daya beli memilih untuk menahan uangnya, sampai kondisi ekonomi kembali normal.
Menurut Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Farouk Muhammad, tidak hadirnya kebijakan pemerintah dalam mengantisipasi melemahnya kondisi ekonomi juga memberikan pengaruh psikologis terhadap investor yang akan melakukan investasi.
Ia menilai, pemerintah harus serius mengambil langkah-langkah proaktif dan solutif dalam mengantisipasi perekonomian yang sedang melambat. Farouk juga meminta pemerintah segera mengeluarkan paket kebijakan ekonomi untuk mengurangi jumlah pengangguran yang terus meningkat hingga triwulan II-2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rendahnya pertumbuhan ekonomi, berdampak terhadap penyerapan tenaga kerja yang lambat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), hingga triwulan I-2015 jumlah pengangguran meningkat 300.000 menjadi 7,45 juta orang.
Diprediksi pertumbuhan ekonomi triwulan II-2015 masih akan rendah, akibat masih banyaknya masalah administrasi dan kendala teknis yang terdapat dalam pembangunan infrastruktur
"Kita berharap pemerintah mulai melakukan pembenahan dan perubahan kebijakan terhadap ekspor. Perekonomian Indonesia selama ini masih bertumpu pada sektor primer yang memiliki nilai tambah kecil dan sektor yang menyerap tenaga kerja rendah, akibatnya rentan terhadap kondisi perekonomian global," ujarnya.
DPD RI meyakini paket kebijakan tersebut memiliki momentum yang tepat, mengingat saat ini sudah memasuki bulan suci ramadan, satu bulan ke depan akan memasuki hari raya Idul Fitri dan sekolah akan memasuki tahun ajaran baru. Kondisi-kondisi tersebut memiliki potensi yang besar untuk memicu terjadinya inflasi.
DPD RI memiliki kepentingan dalam mengingatkan pemerintah untuk memperbaiki kondisi perekonomian nasional. Memburuknya perekonomian nasional berarti memperburuk kehidupan masyarakat terutama di daerah-daerah yang masih miskin. (ang/rrd)











































