'The New Tanjung Priok' Dibangun, Akankah Bongkar Muat Lancar?

'The New Tanjung Priok' Dibangun, Akankah Bongkar Muat Lancar?

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 24 Jun 2015 08:44 WIB
The New Tanjung Priok Dibangun, Akankah Bongkar Muat Lancar?
Jakarta - PT Pelindo II (Persero) sedang membangun pelabuhan raksasa di atas laut Kalibaru, atau disebut Pelabuhan 'The New Tanjung Priok'. Pembangunan pelabuhan New Tanjung Priok tahap I berkapasitas 4,5 juta TEUs ini, dinilai mampu menyedot beban terminal peti kemas di Tanjung Priok.

New Priok juga dipercaya mengurangi waktu bongkar muat atau dwelling time yang saat ini sedang ramai dibahas. Lantas apa respons regulator, yakni Kementerian Perhubungan (Kemenhub)?

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub, Bobby R. Mamahit memandang, bakal ada masalah baru di luar dwelling time, yang berpotensi timbul pasca pengoperasian New Tanjung Priok mulai akhir 2015. Persoalan baru itu adalah kemacetan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah lalu lintas angkutan truk pembawa barang atau kontainer justru semakin padat, karena kapasitas Tanjung Priok semakin besar, sedangkan akses jalan terbatas.

"Kalau bicara New Priok, bukan dwelling time. Yang bikin macet tol. Itu truk. Takutnya aksesnya nggak sanggup tambung pergerakan truk pembawa peti kemas," kata Bobby di kantor Kemenhub, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Ia menilai, sebaiknya Pelindo II sebagai operator pelabuhan segera menggandeng Kemenhub serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), untuk merancang moda transportasi pendukung dari atau ke New Tanjung Priok.

Solusi kendaraan alternatif sangat diperlukanm agar tidak terjadi kemacetan pasca pengoperasian bertahap New Tanjung Priok. Pembangunan akses bisa membuat jalan tol, jaringan kereta, hingga kanal.

"Pelindo II harus berpikir untuk buat akses jalan. Jangan sampai kayak Bandara Soekarno-Hatta, setelah kapasitas berlebih baru bergerak,” ujarnya.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads