Salah satu pedagang pakaian wanita di ITC Mangga Dua, Jakarta Utara, bernama Joni, mengatakan selain daya beli masyarakat yang turun gara-gara ekonomi lesu, omzetnya juga turun gara-gara ada Pekan Raya Jakarta (PRJ) alias Jakarta Fair yang digelar di Kemayoran.
"Kalau dari penjualan sekarang lebih sepi, karena kita dekat dengan PRJ. Pas puasa begini orang lebih milih ke sana," ujarnya kepada detikFinance, Rabu (24/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Joni, rata-rata produk yang dijual di PRJ pun merupakan barang impor. Hanya saja harga jual produk-produk di PRJ lebih murah ketimbang di ITC Mangga Dua.
"Kalau merek yang sama, di PRJ lebih murah karena langsung dari pemegang merek impor. Bisa lebih murah 50% di PRJ, saya sudah cek ke sana. Di sana mainnya (jualnya) impor semua dan orang pilih PRJ karena terjamin nggak ada barang cacat," ujar Joni.
Omzet Joni per bulan pun terkoreksi cukup dalam gara-gara hal tersebut, yaitu berkurang sekitar 30-50%. "Enggak jauh-jauh amat turunnya antara 30-50%," katanya.
Sementara penjual baju dan celana pria di gedung yang sama bernama Rico mengatakan saat ini omzetnya belum mengalami penurunan yang berarti tapi jumlah pembeli memang sedikit berkurang.
"Kalau sepi puasa sekarang karena orang lagi nggak sanggup beli. Sekarang apa-apa sudah mahal jadi orang beli baju nanti dulu," ujar Rico.
(ang/dnl)











































