Hal tersebut diungkapkan Gobel di acara Pasar Murah yang diadakan di Kompleks Kementerian Perdagangan, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Kamis (25/6/2015).
"βSelalu menjadi pertanyaan, kenapa setiap hari perayaan ada kenaikan, daripada kebutuhan bahan pokok. Sementara di luar negeri, biasanya harga itu stabil atau cenderung menurun. Hanya di Indonesia bisa kita rasakan harga itu naik," tutur Gobel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gobel mengatakan, pemerintah akan terus berupaya menekan harga bahan pokok terutama saat permintaan melonjak seperti di hari-hari besar keagamaan.
"Pemerintah ke depan, berupaya bisa menekan biaya atau bagaimana hari keagamaan ini masyarakat konsumen mendapat bahan pokok dengan harga yang lebih murah lagi," tuturnya.
Salah satu caranya adalah, dengan menggelar bazar murah atau operasi pasar, yang melibatkan banyak pihak, termasuk produsen dan suplier.
"Hari ini kita berukumpul untuk menggelar pasar murah, sebagai program Kemendag yang digelar pada saat bulan puasa, dan juga program untuk memberikan keringanan dan kemudahan pada konsumen," tutupnya.
(zul/dnl)











































