Ikan Sidat (Anguilla sp) adalah jenis ikan yang sangat diburu oleh konsumen di Eropa, hingga Jepang dan negara-negara Asia Timur lainnya.
"Di Jepang kebutuhannya sangat tinggi. Sementara permintaan lainnya adalah ke Eropa dan Taiwan," ungkap Instruktur Balai Diklat Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Banyuwangi Dian Tugu kepada detikFinance, Jumat (26/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sidat juga mengandung DHA (Decosahexaenoic acid) atau zat yang baik untuk pertumbuhan anak. Selain itu, sidat juga memiliki kandungan EPA (Eicosapentaenoic Acid).
"Kalau vitamin jelas, tetapi yang lebih dominan sidat ini menghasilkan zat albumin yang berkhasiat untuk penyembuhan luka atau regenerasi sel kulit. Sidat juga mengandung zat-zat yang baik untuk proses pertumbuhan badan dan kecerdasan otak," tambahnya.
Dian mengatakan masih banyak lagi kandungan zat yang terkandung di dalam tubuh sidat. Kelebihan ikan ini membuat pasar Eropa, Taiwan, dan Jepang memiliki tingkat konsumsi ikan sidat cukup tinggi.
"Permintaan ketiganya cukup tinggi. Sidat itu budidaya terbesar di kita ada di Banyuwangi, Kalimantan dan Pelabuhan Ratu (Jawa Barat). Kemudian ada Kalimantan Selatan dan kemudian Sulawesi itu kebanyakan sidat tangkap," tukasnya.
(wij/hen)











































