Dirut Pelindo II: Konyol, BBM Kapal di RI 2 Kali Lebih Mahal Dibanding Singapura

Laporan dari Hong Kong

Dirut Pelindo II: Konyol, BBM Kapal di RI 2 Kali Lebih Mahal Dibanding Singapura

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Jumat, 26 Jun 2015 12:33 WIB
Dirut Pelindo II: Konyol, BBM Kapal di RI 2 Kali Lebih Mahal Dibanding Singapura
Foto: RJ Lino (Dikhy-detikFinance)
Hong Kong - Angkutan barang memakai jalur laut laut di Indonesia dinilai kurang kompetitif bila dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura. BBM kapal yang non subsidi, dijual 2 kali lebih mahal dari solar yang dijual di Singapura.

Padahal saat ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang mendorong pengembangan 'tol laut' alias angkutan kapal dari Indonesia barat ke timur secara reguler.

"Seperti di laut, BBM yang dibayar perusahaan kapal Indonesia 94% di atas MOPS (Mean of Platts Singapore atau harga patokan minyak Singapura). Ini kan konyol. BBM kapal 2 kali lebih mahal dari di Singapura," kata Direktur Utama PT Pelindo II, RJ. Lino, saat berbincang di Hotel JW Marriot, Menara ICC, Hong Kong, Jumat (26/6/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lino tak habis pikir kenapa harga BBM untuk kapal di Indonesia lebih mahal. Padahal, ongkos atau biaya operasi kapal 60% disumbang oleh BBM. Akibatnya adalah, ongkos logistik menjadi mahal. Tentu yang dibebankan pengguna jasa.

"Ujung-ujungnya berpengaruh ke biaya logistik," sebutnya.

Padahal bicara logistik nasional alias 'tol laut', tidak hanya menyangkut infrastruktur pelabuhan, melainkan moda angkutan laut. Bila tol laut ingin berjalan, maka persoalan BBM yang lebih mahal ini harus dibereskan.

"Harus dicari kenapa mahal. Di sini pasti ada yang nggak beres," ucapnya.

(feb/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads