Padahal saat ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang mendorong pengembangan 'tol laut' alias angkutan kapal dari Indonesia barat ke timur secara reguler.
"Seperti di laut, BBM yang dibayar perusahaan kapal Indonesia 94% di atas MOPS (Mean of Platts Singapore atau harga patokan minyak Singapura). Ini kan konyol. BBM kapal 2 kali lebih mahal dari di Singapura," kata Direktur Utama PT Pelindo II, RJ. Lino, saat berbincang di Hotel JW Marriot, Menara ICC, Hong Kong, Jumat (26/6/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ujung-ujungnya berpengaruh ke biaya logistik," sebutnya.
Padahal bicara logistik nasional alias 'tol laut', tidak hanya menyangkut infrastruktur pelabuhan, melainkan moda angkutan laut. Bila tol laut ingin berjalan, maka persoalan BBM yang lebih mahal ini harus dibereskan.
"Harus dicari kenapa mahal. Di sini pasti ada yang nggak beres," ucapnya.
(feb/dnl)











































