Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cimanuk Cisanggarung, Trisasongko Widiyanto mengatakan waduk seluas 5.000 hektar tersebut akan selesai diairi 7 bulan setelah 1 Agustus, atau setara 219 hari proses pengairan.
Ada manfaat utama dari βkeberadaan waduk terbesar ke-2 di Indonesia, setelah Jatiluhur ini. Pria yang akrab disapa Widy ini mengatakan yang manfaat pertama adanya waduk Jatigede bisa mengairi persawahan hingga 90.000 hektar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, waduk berkapasitas hampir 1 miliar meter kubik ini juga bisa dijadikan sumber air baku dengan kecepatan 3,5 kubik per detik. Air baku ini bisa digunakan untuk kepentingan wilayah di Sumedang, Majalengkan, hingga ke Cirebon.
"Termasuk Bandara Kertajati nanti pasokan air baku-nya dari sini," tuturnya.
Ketiga, waduk Jatigede bisa menjadi sumber tenaga bagi PLTA dengan kapasitas hingga 110 megawatt (MW).
"Keempat adalah bisa mencegah banjir di 14 ribu hektar kawasan di daerah sini. Air banjir itu yang biasanya bablas akan tertahan di waduk ini," tutup Widy.
(zul/hen)











































