Di Eropa, perusahaan bernilai US$ 1 miliar, atau sekitar Rp 13 triliun disebut dengan 'unicorn'. Jumlah 'unicorn' di Eropa terus bertambah.
Saat ini, Eropa memiliki 40 'unicorn', naik dari tahun lalu sebanyak 30. Ada 13 nama baru yang masuk ke dalam daftar 40 'unicorn', dan 3 perusahaan terdepak.
Bagaimana cara membuat perusahaan dari nol dan menjadi 'unicorn'?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Pilih Salah Satu Sektor Bisnis Ini
|
|
Namun sektor yang sedang bersinar adalah fintech, atau perusahaan penyedia software dan sistem untuk layanan keuangan.
Tujuh dari perusahaan bernilai US$ 40 miliar di Eropa bergerak di bisnis ini.
Mariano Belinky, petinggi di Santander InnoVentures mengatakan, sektor fintech memiliki kesempatan besar untuk berkembang, dan bisa menjadi bagian utama dari industri keuangan.
"Ada peluang hingga triliunan dolar untuk sektor itu. Bagi yang mau jadi pengusaha, tentu saja ini kesempatan yang besar," kata Belinky.
2. Mulailah Bisnis Semenjak Umur 30-an
|
|
Hanya 23% dari 'unicorn' di Eropa yang didirikan oleh pengusaha di bawah 30 tahun.
3. Jagalah Para Pendiri Tetap Utuh
|
|
Hanya 13% 'unicorn' yang bertahan tanpa seluruh pendirinya.Β
"Dari penilaian kami, para pendiri harus bertahan menjalankan perusahaan," kata Nicolas Sharp, dari VC fund Passion Capital.
"Kami melihat kredibilitas dari para pendiri, mereka pasti ingin perusahaan yang mereka dirikan berjalan sukses," kata Sharp.
4. Kumpulkan Uang Tunai
|
|
Hanya a dari 5 'unicorn' di Eropa yang meningkatkan modal US$ 50 juta. Dan ada 10% 'unicorn' yang meningkatkan modalnya hingga US$ 300 juta.
Sementara rata-rata umur perusahaan yang masuk kategri 'unicorn' adalah 9 tahun.
5. Cari Sedikit Pemodal Namun Banyak Uang
|
|
Kemudian, bisa juga Anda mencari modal dari perusahaan investasi berskala internasional.
Halaman 2 dari 6











































