Isu BBM Naik, Harga Beras di Jateng Melambung
Senin, 21 Feb 2005 16:51 WIB
Semarang - Meski sejumlah daerah di Jateng sedang panen raya, harga beras justru melambung. Penyebabnya, isu naiknya BBM dalam beberapa hari mendatang. "Seharusnya saat panen begini harga itu turun, tetapi yang terjadi malah sebaliknya. Harga beras terus melambung. Perkilo kenaikannya mencapai Rp 600," tutur Ketua Asosiasi Pedagang Beras di Pasar Dargo, Koelyani ketika ditemui di Pasar Dargo Semarang, Senin (21/2/2005). Koelyani menduga kenaikan itu disebabkan isu naiknya BBM beberapa hari ini. Padahal hingga saat ini, belum ada tanda-tanda kenaikan harga BBM. Dirinya tidak tahu, siapa yang menyebarkan isu yang membuat para pedagang menaikkan harga berasnya. Selain itu, Koelyani juga menduga kenaikan harga beras juga disebabkan stok beras di Jawa Tengah dibeli para pedagang dari Jakarta. Barang-barang itu dijual kembali ke luar Jawa. "Sudah sebulan ini hal itu terjadi," katanya. Lebih lanjut, Koelyani menambahkan permintaan barang yang cukup tinggi membuat petani menaikkan harga padi atau beras yang mereka miliki. Untuk harga beras seperti mentik wangi semula seharga Rp 3.000 menjadi Rp 3.600/kg, C4 Super dari Rp 2.400 menjadi Rp 2.900 atau Rp 3.000/kg, C4 biasa dari Rp 2.300 menjadi Rp 2.800 dan Bramo dari Rp 2.500 menjadi Rp 3.200/kg. "Dengan demikian, pedagang harus menjual dengan harga tinggi pula. Meski pada akhirnya, mereka tidak bisa mengambil keuntungan yang layak," tandasnya. Koelyani yang juga mantan anggota DPR RI ini memastikan bahwa kebutuhan beras di Semarang dan Jawa Tengah yang mencapai angka 5-10 ribu ton per hari bisa tercukupi. Karena sejumlah daerah seperti Demak, Grobogan, Pati, Kudus, Purworejo, Klaten, Karanganyar, Magelang tengah panen raya. "Kami berharap Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian turun untuk menyelidiki masalah ini. Apakah melambungnya harga ini benar karena permintaan yang cukup tinggi atau karena permainan saja. Jangan sampai ada yang menimbun," paparnya.
(asy/)











































