Direktur Perluasan dan Pengolahan Lahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) Prasetyo Nuchsin menjelaskan, perluasan areal tanam seluas 400.000 hektar ini, dengan asumsi produktivitas sebesar 6 ton/hektar maka menyumbang tambahan panen padi sebanyak 2,4 juta ton gabah kering panen (GKP) di 2015.
"Ini nyata di lapangan, bukan hanya data," kata Prasetyo kepada detikFinance, Selasa (30/6/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada penambahan (area tanam) 1,1 juta hektar. Kalau tercapai, artinya ada penambahan produksi padi sebesar 6 juta ton GKP," imbuh Prasetyo.
Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi produksi padi Indonesia di tahun ini bakal mencapai 75,55 juta ton. Ramalan ini naik 6,64% dibandingkan produksi tahun lalu yang mencapai 70,85 juta ton.
(hen/hen)











































