Tiba di Kupang pukul 06.30 WITA, Amran didampingi Direktur Kacang-kacangan dan Umbi-Umbian, Maman Suherman, dan Koordinator Upaya Khusus (Upsus) swasembada pangan wilayah NTT, Bess Tiesnamurti.
Turut hadir pemerintah kabupaten TTS dan provinsi NTT. Antara lain, Wakil Gubernur NTT, Benny A Lituneon, Bupati TTS, Paulus V.R. Mella, serta Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kab. TTS, I Gede Witadharma.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kekeringan kemarin kami tinjau Jateng, Jabar, Jatim. Pada hari itu juga selesai semua masalah. Pompa langsung kami tukar yang baru dan sesuai spek. Masih mau tambah pompa? Kalau mau kami tambah," ujar Mentan.
Hari ini rencana kunjungan yaitu menuju 3 titik lokasi kekeringan, sekaligus penanaman jagung di lokasi tersebut. Penanaman jagung di lahan kering akan dilaksanakan di Desa Oebelo, Kec. Amanuban Selatan, Kab. TTS seluas 5 hektar. Kemudian menanam jagung 9 hektar di Desa Tuafanu, Kec. Kualin, Kab. TTS. Terakhir menanam jagung 7 hektar di Desa Toineke, Kec. Kualin, Kab. TTS.
Menteri juga akan meninjau lahan yang terkena dampak kekeringan seluas 200 hektar di Desa Oebelo, Kec. Amanuban Selatan, Kab. TTS, NTT.
(dnl/dnl)











































