Tahun lalu, pemerintah China menghabiskan 5,88 miliar yuan (US$ 947 juta) atau Rp 11,7 triliun untuk kunjungan ke luar negeri, pembelian mobil dinas, dan acara-acara resepsi.
Anggaran tersebut turun 1,27 miliar, atau sekitar Rp 2,5 triliun dibandingkan anggaran yang dialokasikan. Demikian disampaikan oleh Menteri Keuangan China, Lou Jiwei dilansir dari Chinadaily, Rabu (1/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lou mengatakan, penurunan anggaran ini sebagai akibat dari kampanye penghematan yang diluncurkan oleh Presiden China, Xi Jinping, yang diikuti oleh pengurangan jumlah delegasi dalam kunjungan ke luar negeri, dan pengetatan anggaran kendaraan dinas, serta acara pemerintahan.
China telah lama diganggu oleh besarnya pengeluaran dari kunjungan ke luar negeri, kendaraan dinas pribadi, dan acara pemerintahan yang mewah. Gerakan penghematan dilakukan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan.
Soal kendaraan dinas, pemerintah China berencana melelang sekitar 3.200 kendaraan untuk menghemat anggaran perawatannya.
(dnl/ang)











































