Sofyan Djalil: Presiden Melihat Realisasi Proyek Masih Lamban

Sofyan Djalil: Presiden Melihat Realisasi Proyek Masih Lamban

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 02 Jul 2015 18:44 WIB
Sofyan Djalil: Presiden Melihat Realisasi Proyek Masih Lamban
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan para menteri dalam sidang paripurna pada hari ini. Pembahasan yang diangkat adalah terkait dengan realisasi anggaran yang baru mencapai Rp 773,9 triliun (39%) di semester I-2015, dari target Rp 1.984,1 triliun.

Menko Perekonomian Sofyan Djalil menuturkan, pandangan Presiden Jokowi yang masih belum puas dengan capaian tersebut. Menurutnya, realisasi proyek yang direncanakan masih lamban.

"Kan Presiden melihat realisasi proyek masih lamban maka dipanggil (menteri) semua," ungkap Sofyan, di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (2/7/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Presiden meminta semua menteri mencari solusinya segera. Karena ini sudah memasuki semester kedua. Artinya, cuma tersisa enam bulan lagi untuk menyelesaikan berbagai janji dan rencana tahun ini.

"Pesannya cuma sebentar. Laksanakan percepatan. Apa hambatannya kami akan pergi ke setiap kementerian, kami survei apa hambatannya. kenapa proyek lambat," kata Sofyan.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Menteri keuangan Bambang Brodjonegoro. Menurutnya, wajar bila Presiden Jokowi menginginkan lebih dari yang dicapai sekarang.

"Presiden ingin lebih lah karena sudah bulan Juli," sebut Bambang pada kesempatan yang sama.

Hal yang paling disesalkan adalahm beberapa kementerian lembaga yang tidak mengalami perubahan nomenklatur, akan tetapi realisasinya masih rendah. Namun Bambang enggan menyebutkan nama instansi yang dimaksud.

"Ada beberapa kementerian yang terendah tapi kebanyakan yang nomenklatur berubah. Ada juga yang tak ada perubahan nomenklatur tapi serapannya rendah," tukasnya.

(mkl/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads