Ada Waduk Jatigede, Mentan: Tanam Padi Tidak Perlu Tunggu Hujan

Ada Waduk Jatigede, Mentan: Tanam Padi Tidak Perlu Tunggu Hujan

Dana Aditiasari - detikFinance
Jumat, 03 Jul 2015 13:29 WIB
Ada Waduk Jatigede, Mentan: Tanam Padi Tidak Perlu Tunggu Hujan
Jakarta - Minggu 28 Juni 2015 lalu detikFinance menangkap isu penolakan operasional Waduk Jatigede di media sosial. Salah satunya, infografis mengenai ancaman bahaya serta kerusakan sejarah dan budaya dari pembangunan waduk.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menanggapi aksi penolakan yang mengusung tema #SaveJatigede tersebut.

"β€ŽItu waduk sangat penting setelah sekian puluh tahun tahun tak kunjung digenangi. Jadi kalau ada penolakan mungkin mereka (pihak-pihak yang menolak) perlu diajak diskusi," tutur dia usai melantik pejabat eselon I di Gedung Kementan, Jakarta, Jumat (3/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, dengan beroperasinya Bendungan atau waduk terbesar ke dua di Indonesia ini, ada 90.000 hektar lahan pertanian yang bisa diairi dengan tingkat produksi yang bisa meningkat hingga 3 kali lipat per tahun.
β€Ž
"Ini bisa mengairi sawah 90.000 hektare. Karena airnya bisa tersedia sepanjang tahun, produksi bisa naik signifikan menjadi 3 kali lipat," kata Amran.
β€Ž
Kenaikan produktivitas iniβ€Ž dikarenakan petani bisa melakukan kegiatan pertanian hingga 3 kali dalam setahun dari semula hanya 1 kali per tahun.

"Kalau sebelumnya kan kita andalkan air hujan saja, sekarang nggak perlu tunggu hujan. Mau hujan atau nggak ada hujan kita tanam," tegas dia.

(dna/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads