Lebih Murah, Gula Pasir di OP Bulog Selalu Ludes

Lebih Murah, Gula Pasir di OP Bulog Selalu Ludes

Muhammad Idris - detikFinance
Minggu, 05 Jul 2015 10:46 WIB
Lebih Murah, Gula Pasir di OP Bulog Selalu Ludes
Jakarta - Hingga memasuki hari ke-18 bulan Ramadhan, Perum Bulog masih melakukan Operasi Pasar (OP) dengan mengerahkan 22 truk sembako dan 5 truk daging yang disebar di sejumlah titik di Jakarta.

Dari 6 jenis sembako yang dijual Bulog, gula pasir jadi barang yang paling laris manis diserbu pembeli di lokasi operasi pasar.

"Kita datang ke sini jam sekitar 9.00 pagi. Ini baru setengah jam sudah habis. Memang gula (pasir) di sini paling laris," kata Dedi Purnama, petugas OP Bulog ditemui detikFinance di Pasar Induk Kramat Jati, Minggu (5/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dedi menuturkan, selisih harga Rp 2.000 per kg jadi alasan gula pasir Bulog dicari pembeli. Para pembeli gula pasir, menurutnya, kebanyakan para penjual takjil yang membeli dalam jumlah banyak.

"Sekali beli 5 kg kebanyakan. Kalau di pasar kan sekarang Rp 13.000 per kg, jadi hitungannya Rp 11.000 jatuhnya murah. Setengah jam habis 48 kg," ujarnya.

Di OP yang digelar di Pasar Induk Kramat Jati, sambungnya, hanya minyak goreng dan gula pasir yang paling banyak dicari pembeli.

"Ini beras, cabai belum ada yang laku. Kalau bawang (merah) baru habis 4 kg saja," tambahnya.

Kepala Divisi Regional Jakarta Banten Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan, Bulog masih akan terus melakukan OP hingga H-2 lebaran untuk menstabilkan harga sembako di pasar-pasar Jakarta.

"Kita jual beras medium seharga Rp 8.000/kg, beras premium Rp 12.000/kg, gula pasir Rp 11.000/kg, cabai rawit Rp 20.000/kg, bawang merah Rp 17.000/kg, dan minyak goreng merk Bulog Mart seharga Rp 12.500/liter," jelas Iqbal.

(rrd/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads