'Digempur' OP Bulog, Harga Beras Hingga Bawang di Pasar Turun

'Digempur' OP Bulog, Harga Beras Hingga Bawang di Pasar Turun

Muhammad Idris - detikFinance
Minggu, 05 Jul 2015 14:35 WIB
Digempur OP Bulog, Harga Beras Hingga Bawang di Pasar Turun
Jakarta - Perum Bulog terus melakukan Operasi Pasar (OP) agar harga-harga stabil. Salah satu komoditas yang dijual yaitu beras. Saat ini beras yang dijual Bulog rupanya kurang laku di pasaran. Karena harga besar sekarang turun signifikan.

"Belum ada yang beli kalau beras. Memang beras ini kan harganya juga nggak jauh beda," kata Dedi Purnama kepada detikFinance petugas Operasi Pasar Bulog di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (5/7/2015).

Dedi mengungkapkan, selain beras, catatan penjualan bawang merah dan cabai rawit juga mengalami kondisi yang sama. "Sejak buka sekitar jam 9.00 pagi, belum ada yang beli sama sekali beras sama cabai (rawit). Kalau bawang ada yang beli sedikit, sudah ada 4 Kg kejual," imbuh Dedi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebutkan, Bulog menjual beras premium yang dikemas dengan merk "Beraskita" seharga Rp 12.000/Kg, sementara beras medium harganya Rp 8.000/Kg.

Dedi membawa 54 karung beras medium dengan isi 5 Kg setiap karungnya atau 270 Kg dari gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta Utara. "Kalau beras premium kita bawa dari gudang 215 Kg. Sampai siang ini belum ada yang beli," imbuhnya.

Hal sama juga terjadi pada bawang merah yang dijual Bulog, ketika Bulog mulai OP, harga bawang di pasar sekitar Rp 25.000-Rp 35.000/kg. Bulog kemudian menjual murah bawang merah dengan harga Rp 17.000/kg, saat ini harga di pasar tradisional di Jakarta, bawang merah hanya Rp 13.000/kg.

(drk/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads