Rapat digelar pukul 13.30 WIB, sejumlah menteri hadir antara lain Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.
Jokowi, dalam sambutannya menuturkan pentingnya peran program ini untuk mendorong ekonomi kerakyatan. Apalagi secara nasional, perekonomian tengah lesu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jokowi, meningatkan agar proses birokrasi tidak lagi menjadi hambatan penyaluran. Semakin cepat para penerima tersebut mendapatkan dana, maka roda perekonomian akan lebih cepat berputar.
"Prinsipnya agar kegiatan ekonomi rakyat terus berjalan. Oleh sebab itu, saya ingin penyaluran seluruh program segera direalisasikan, mana yang bersifat darurat dipercepat terutama untuk sektor produktif," katanya.
Di samping itu kelemahan dalam pendataan juga harus segera diperbaiki. Para menteri diharapkan dapat bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk validasi data.
"Kepada menteri saya minta validasi dipercepat, koordinasi dengan BPS baik berupa bantuan agar segera cepat. Intinya adalah saya ingin terjadi percepatan penyaluran seluruh program, supaya segera bisa dilaksanakan," kata Jokowi.
(mkl/hen)











































