Eropa Siap Masuki Era Ekonomi Sirkular

Laporan dari Brussel

Eropa Siap Masuki Era Ekonomi Sirkular

Eddi Santosa - detikFinance
Kamis, 09 Jul 2015 07:20 WIB
Eropa Siap Masuki Era Ekonomi Sirkular
Foto: Frans Timmermans
Brussel - Masa depan ekonomi Eropa ada dalam ekonomi sirkular. Paket kebijakan ekonomi sirkular akan dipresentasikan ke Parlemen Eropa pada akhir tahun ini.

Demikian disampaikan Wakil Presiden I Komisi Uni Eropa, Frans Timmermans, di hadapan Parlemen Eropa, dalam debat pleno membahas laporan Sirpa Pietikainen mengenai ekonomi sirkular di Strasbourg, Austria (6 Juli 2015).

"Mengapa kita memerlukan (ekonomi sirkular) ini dan begitu bersemangat meyakini? Karena masa depan ekonomi Eropa bukan dalam bersaing atas upah rendah, bukan bersaing untuk menciptakan barang dengan sumber daya terbatas," ujar Timmermans dalam siaran pers yang diterima detikFinance, Kamis (9/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Parlemen Eropa membahas laporan yang menyerukan Komisi Eropa agar mengajukan proposal ambisius untuk memfasilitasi transisi menuju ekonomi sirkular, di mana produk dirancang untuk penggunaan ulang.

Menurut Timmermans, masa depan ekonomi Eropa adalah dalam ekonomi sirkular ini, dalam penggunaan kembali, dalam menempatkan sesuatu kembali ke dalam siklus ekonomi, dalam berpikir cradle-to-cradle.

Dalam kerangka cradle-to-cradle, semua material masukan dan keluaran dipandang sebagai nutrisi teknis atau biologis, dapat didaur ulang atau digunakan kembali tanpa kehilangan kualitas dan atau menjadi kompos atau dikonsumsi.

Dikatakan, ekonomi sirkular bukan sesuatu untuk lingkungan saja. Jika tidak memperhitungkan tiga elemen, yakni ekonomi, sosial, dan lingkungan, maka tidak akan berhasil dalam menciptakan kondisi tepat untuk ekonomi sirkular.

Sebelumnya laporan Sirpa Pietikainen (anggota kelompok EPP Finlandia) menyebutkan, rata-rata orang Eropa mengkonsumsi 14 ton bahan baku dan menghasilkan 5 ton sampah per tahun.

Angka-angka ini terlihat mengkhawatirkan mengingat sumber daya yang terbatas, tetapi mungkin saja ada solusi. Banyak produk dan material dapat digunakan kembali atau diperbaiki, sehingga mengurangi sampah.

Dalam ekonomi sirkular yang menjadi ambisi Eropa ini siklus hidup suatu produk diperpanjang, kebalikan dari ekonomi tradisional yang didasarkan pada konsep 'mengambil, membuat, konsumen membuang'.

Ekonomi sirkular ini dapat meningkatkan efisiensi sumber daya di Uni Eropa sebesar 30% pada tahun 2030. Hal ini akan meningkatkan produk domestik bruto Uni Eropa hampir 1% dan menciptakan tambahan dua juta pekerjaan, menurut perkiraan Komisi.

(es/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads