Jokowi Anggap Kredit Motor dan Pembangunan Mal Sudah Berlebihan

Jokowi Anggap Kredit Motor dan Pembangunan Mal Sudah Berlebihan

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 09 Jul 2015 15:14 WIB
Jokowi Anggap Kredit Motor dan Pembangunan Mal Sudah Berlebihan
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memaparkan kondisi perekonomian Indonesia yang saat ini masuk fase tahap transisi dari ekonomi berbasis barang mentah menjadi industrialisasi. Pada fase ini perlu pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

"Namun mesin ekonomi yang baru belum bisa bangkit sepenuhnya. Ekonomi kita beberapa tahun kemarin sebenarnya sudah memasuki tren yang tidak sustain (berkelanjutan)," kata Jokowi dalam acara Presiden Jokowi menjawab tantangan ekonomi di ruang cendrawasih JCC, Jakarta, Gatot Soebroto, Kamis (9/7/2015)

Ia mengatakan saat ini pertumbuhan ekonomi dengan geliat kredit konsumsi sudah tak seimbang. Ia menggarisbawahi soal kredit konsumsi kendaraan bermotor dan pembangunan untuk konsumtif seperti mal yang berlebihan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya kredit bank tumbuh 20% tapi pertumbuhan ekonomi tumbuh 5-6%. Kredit konsumsi, seperti untuk motor, mobil menurut saya sudah berlebihan. Spekulasi properti membangun pusat perbelanjaan, mal, dan rumah mewah, kita harus mulai hati-hati, sekali lagi hati-hati," katanya.

Acara yang dibuka oleh Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Darmin Nasution ini dihadiri oleh kalangan perbankan, dunia usaha seperti Kadin, Apindo, Hipmi dan lain-lain, yang dihadiri ratusan orang.

(hen/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads