Maskapai Bermodal Cekak Diminta Tambah Modal, Ini Kata Bos INACA

Maskapai Bermodal Cekak Diminta Tambah Modal, Ini Kata Bos INACA

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Jumat, 10 Jul 2015 20:58 WIB
Maskapai Bermodal Cekak Diminta Tambah Modal, Ini Kata Bos INACA
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis daftar maskapai penerbangan yang mencatatkan modal kerja negatif. Kemenhub meminta kepada maskapai-maskapai tersebut untuk segera menambah modal.

Kemenhub menilai, ekuitas negatif berpotensi menimbulkan permasalahan pada operasi perusahaan termasuk dalam kaitannya dengan standar pelayanan dan keselamatan penerbangan.

Ketua Umum maskapai penerbangan Indonesia yang tergabung dalam Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Arif Wibowo menilai, hal tersebut merupakan bentuk kontrol yang dilakukan pemerintah agar setiap maskapai terus menjaga kinerjanya dengan baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soal equity itu seperti halnya medical check up yang lagi dikontrol pemerintah," ujarnya saat buka puasa bersama di Plataran Dharmawangsa, Jakarta, Jumat (10/7/2015).

Arif menyebutkan, hingga saat ini dari daftar nama-nama maskapai yang masuk catatan modal kerja negatif, belum ada yang melapor untuk menambah modal atau ekuitas.

"Belum ada laporan," katanya.

Meski begitu, dia menambahkan, pihaknya selalu memantau kesehatan keuangan masing-masing maskapai penerbangan agar tidak berdampak buruk terhadap kinerja perusahaan.

"Masing-masing airlines sedang menyelesaikannya, kayak Citilink tadinya negatif, kita konversi jadi positif," ujar dia.

Berikut ini 13 maskapai yang modal kerjanya negatif:

  • Indonesia AirAsia
  • Batik Air
  • Trans Wisata Prima Aviation
  • Istindo Services
  • Survei Udara Penas
  • Air Pasifik Utama
  • John Lin Air Transport
  • Asialink Cargo Airline
  • Ersa Eastern Aviation
  • Tri MG Intra
  • Nusantara Buana
  • Manuggal Air
  • Cardig Air
(drk/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads