Jangan membayangkan ada kepanikan berlebihan, rakyat negeri dewa-dewi itu semakin kreatif di tengah adanya kebijakan pemerintah menutup bank.
ATM memang masih bisa melayani tarik tunai, hanya 60 euro (Rp 870.000) per hari. Namun bagaimana jika 60 euro sehari masih kurang?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lorenzo mengatakan, ada juga beberapa rekan kerjanya yang meminta sebagian gajinya dikirim ke bank, sebagian lagi dibayar tunai.
Nah, bagi pekerja yang seluruh gajinya dikirim langsung ke rekening, masih ada cara lain. Contohnya suami-istri, George (27) dan Anna (32). Mereka harus mengambil 60 euro setiap hari untuk bertahan hidup.
Jika belum cukup, George dan Anna, akan menggunakan kartu kredit untuk keperluan sehari-hari. "Kami diminta untuk berhemat. Tidak masalah," kata Anna seperti dikutip dari CNN, Senin (13/7/2015).
Bagi mereka yang harus membayar sewa rumah, banyak warga Yunani yang melakukan kesepakatan dengan induk semangnya supaya bisa membayar dengan dicicil atau sedikit terlambat gara-gara tutupnya bank.
"Tapi banyak juga orang seumur saya yang masih tinggal dengan orang tuanya, jadi tidak perlu repot-repot memikirkan sewa," ujar George.
Pihak yang sangat terdampak dari tutupnya bank ini adalah para pensiunan yang mengandalkan hidup dari uang pensiun pemerintah.
Memang ada beberapa bank yang masih melayani pencairan uang pensiun, tapi para orang tua ini harus berbaris selama berjam-jam untuk bisa mencairkan 120 euro (Rp 1,7 juta) sepekan sekali.
(ang/dnl)











































