Kondisi ini, membuat sejumlah usaha penyalur PRT dan baby sitter kebanjiran pesanan selama musim mudik. Salah satunya adalah Yayasan Pembantu dan Baby Sitter, Ibu Gito, di Jakarta Selatan. Pemesannya pun tersebar di seluruh wilayah Jabodetabek, termasuk para ekspatriat.
Sang pemilik yayasan, Gito mengungkapkan, tarif untuk pemesanan pembantu infal bervariasi. "Tarifnya untuk per harinya antara Rp 120.000-150.000. Tarif per hari itu dihitung berdasarkan pengalaman dan jangka waktu pemakaian jasa infal. Semakin pengalaman semakin mahal, juga berapa hari pakai infalnya," ujar Gito dihubungi detikFinance, Kamis (16/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Gito, dengan ongkos tersebut, pihaknya memberikan garansi pada pengguna infal yayasannya. "Garansinya berupa pengalaman. Kita nggak terima pembantu yang belum pengalaman, kita hanya terima pembantu yang sudah pengalaman. Selain itu, kalau infal juga bisa diganti kalau majikan kurang cocok atau tiba-tiba infal sakit atau pulang," ungkap Gito.
Selain itu, sambung Gito, pihaknya memiliki ketentuan jam kerja pada setiap pekerja infal yang disalurkannya. "Jam kerja maksimal 10 jam dalam sehari, karena mereka sudah pengalaman juga," imbuhnya.
Gito mengungkapkan, selama libur lebaran tahun ini, pihaknya sudah menyalurkan sekitar 400 tenaga infal ke berbagai rumah di Jabodetabek. "Khusus Lebaran tahun ini sudah 400 infal, semuanya sudah habis dipesan untuk Lebaran tahun ini," kata Gito.
(dnl/dnl)










































