93% Proyek Infrastruktur Tol Hingga Bendungan Sudah Dilelang

93% Proyek Infrastruktur Tol Hingga Bendungan Sudah Dilelang

Dana Aditiasari - detikFinance
Minggu, 19 Jul 2015 17:15 WIB
93% Proyek Infrastruktur Tol Hingga Bendungan Sudah Dilelang
Jakarta - Periode Januari-Juli 2015, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melelang 93% paket kontrak pekerjaan infrastruktur di kementerian pimpinan Menteri Basuki Hadimuljono ini.

Capaian ini cukup signifikan, padahal pada akhir Juni 2015 lalu baru 65% paket pekerjaan yang berhasil dilelang. Artinya, selang sebulan saja ada peningkatan jumlah paket yang berhasil dilelang sekitar 30%.β€Ž

Basuki menjelaskan 7% paket yang belum terealisasi lelangnya sebagian besar merupakan paket kontrak tahun jamak (multiyears). "Sebagian besar dari 7% yang belum dilelang itu berada di Direktorat Jenderal Bina Marga dan Direktorat Jenderal Cipta Karya," kata Basuki akhir pekan ini kepada detikFinance.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontrak-kontrak di Direktorat Jenderal Bina Marga yang masuk paket pekerjaan tahun jamak adalah kontrak proyek jalan tol yang menjadi porsi pengerjaaan pemerintah diantaranya, jalan tol Balikpapan-Samarinda, Manado-Bitung, Cikampek-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), serta tol Solo-Ngawi-Kertosono.

Adapun di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), kontrak yang belum dilelang yakni Bendungan Rotiklit di Belu, NTT, yang masih terkendala desain.

"Harusnya Agustus semua bendungan yang ditargetkan tahun ini selesai (lelangnya). Akan tetapi Rotiklit ini baru bisa September," katanya.

Sementara itu, untuk Direktorat Jenderal Cipta Karya masih harus dilakukan studi terkait pengentasan kawasan kumuh dan sanitasi layak.

Secara garis besar, Basuki menjelaskan, dari 7% lelang yang belum terkontrak berdasarkan sumber anggaran, adalah lelang yang bersumber dari pinjaman untuk Bina Marga, dan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Cipta Karya.

(dna/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads