Bertarif Rp 29 Juta, Kereta Wisata Laris Selama Musim Mudik

Bertarif Rp 29 Juta, Kereta Wisata Laris Selama Musim Mudik

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 20 Jul 2015 12:18 WIB
Bertarif Rp 29 Juta, Kereta Wisata Laris Selama Musim Mudik
Jakarta - Moda angkutan transportasi menuai berkah selama musim lebaran 2015. Misalnya bisnis persewaan kereta khusus atau kereta wisata yang dikelola oleh anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), yakni PT Kereta Api Pariwisata.

Manager Operasi dan Pelayanan KA Pariwisata, Teguh Triyono menyebut selama arus mudik, permintaan sewa kereta khusus laris manis untuk tanggal dan tujuan tertentu. Untuk periode H-3, H-2, H+2, H+3 hingga H+4 lebaran, kereta wisata telah penuh dipesan oleh pemudik.

Rute favorit adalah dari Jakarta menuju kota-kota di Jawa Timur, Yogyakarta dan Jawa Tengah seperti Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya dan Malang sedangkan rute arus balik ialah sebaliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat musim lebaran, tarif sewa kereta wisata per 1 unit gerbong kereta (19-22 orang) wisata dibandrol pada kisaran Rp 15,5 juta hingga termahal Rp 29 juta untuk sekali jalan.

"Range sewa selama lebaran Rp 15,5 juta sampai Rp 29 juta. Paling mahal ke Malang. Biasanya, hari biasa ke Malang Rp 23 juta. Kalau misalnya ke Purwokerto hari biasa Rp 17,5 juta sedangkan kalau lebaran bisa Rp 24 juta," kata Teguh kepada detikFinance Senin (20/7/2015).

Selama mudik, profil penyewa adalah masyarakat biasa. Teguh tidak menampik ada kalangan pebisnis, pejabat hingga artis yang ikut menyewa.
"Misal yang pesen pakai nama Indra yang berangkat ada artisnya atau siapa. Mereka rata-rata nggak mau dipublikasi," ujarnya

Selama perjalanan, pemudik bisa memperoleh fasilitas seperti layaan karaoke hingga makanan ala restoran. Tegus menjamin pengguna kereta tidak akan bosan. Apalagi interior KA Wisata dibuat khusus yang bisa memanjakan pemudik selama perjalanan.

"Misal waktu tempuh Jakarta-Surabaya 10 jam. Selama perjalanan, ada makan prasmanan, bisa karaoke dan juga bisa kumpul sama keluarga. Mau ngobrol juga dengan suasana di rumah. Mereka beli kenyaman suasana bukan sekedar naik kereta saja," ujarnya.

Total KA Wisata yang dikelola sebanyak 9 unit. Kereta wisata ini, ditarik oleh kereta reguler sesuai tujuan yang dipesan. Teguh menyebut pemesanan KA Wisata selama arus mudik telah dilakukan sejak 3 bulan sebelum keberangkatan.

"Biasanya pemesanan 1 bulan sebelumnya. Kalau 4 hari masih ada keretanya, kita layani. Tapi selama lebaran, rata-rata 3 bulan sebelum, mereka sudah pesen," tuturnya.

(feb/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads