Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan, bukan hanya warga Jakarta yang pada musim mudik lebaran ini berbondong-bondong ke luar kota, melainkan wisatawan pun tak banyak yang datang ke Jakarta.
Hal tersebut terbukti dari tingkat hunian hotel di Jakarta yang anjlok cukup besar. Hariyadi mengatakan, normalnya, okupansi hotel atau tingkat hunian hotel di Jakarta mencapai 70-75%. Namun pada musim liburan ini, pengunjung hotel sepi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hariyadi mengatakan, tak hanya wisatawan yang menyebabkan okupansi hotel di Jakarta sepi. Namun karena musim liburan, kegiatan-kegiatan menyangkut seminar dan rapat yang kebanyakan dilangsungkan di hotel pun untuk sementara libur.
Hariyadi mengatakan, kondisi tersebut bakal berangsur membaik pada Senin pekan depan. Karena mulai pekan depan itu, aktifitas kerja dan lainnya mulai efektif.
"Senin akan normal lagi. Mulai ramai lagi. Pemerintah juga sudah punya banyak kegiatan, dan nggak banyak dilarang. Jadi ada pengaruhnya," tutupnya.
(zul/rrd)










































