Harga daging sapi tersebut turun sejak 4 hari lalu yang masih bertahan di harga Rp 130.000/kg. "Sekarang sudah Rp 120.000, meski turun tapi hitungannya masih tinggi, kan normal Rp 100.000/kg," kata seorang pedagang, Sunarto, Kamis (30/7/2015).
Kendati harga di pasar tradisional membaik, menurut Sunarto, harga daging sapi di rumah jagal justru naik. "Masalahnya sekarang ada di rumah jagal, mereka naikkan harga lagi. Sementara kita jualnya tetap, jadi keuntungan jadi semakin sedikit," ungkap pedagang asal Kabupaten Lampung Selatan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, berdasarkan data yang dikutip dari harga kebutuhan pokok Kementrian Perdagangan, harga daging sapi tingkat konsumen akhir saat ini dijual seharga Rp 107.190/kg.
"Menteri (Perdagangan) jangan cuma ngomong harga daging sapi sudah turun, kita yang pedagang kasihan, yang tahu kondisi lapangan. Yang menaikkan ambil untung besar itu yang punya feedlotter (penggemukan sapi)," imbuhnya.
(dnl/dnl)











































