Saat penggeledahan berlangsung, Menteri Perdagangan (Mendag) Rachmat Gobel sedang menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kenegaraan di Singapura. Apa kata Gobel soal penggeledahan ini?
Menurut Gobel, penggeledahan ini tidak menimbulkan reaksi negatif dari para investor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, Gobel mengaku belum mendapatkan keterangan resmi dari kepolisian soal laporan pemeriksaan tersebut.
"Tanya sama polisi, saya belum dapat yang resmi," jelasnya.
Terkait perizinan impor ini, Gobel mengatakan pihaknya sudah melakukan sejumlah perbaikan sistem perizinan. Bahkan dia menjelaskan, 96% proses perizinan impor di Kemendag sudah online.
"Cuma 4 persen saja yang nggak online, ini kan barang berbahaya kimia. Jadi nggak bisa online. Dan saya mau jelaskan proses yang kalian perlu dipahami. Agar kalian paham," ungkap Gobel.
Perbaikan proses perizinan dilakukan Gobel untuk mempersiapkan diri menghadapi pasar bebas ASEAN (ASEAN Economic Community/AEC) pada 1 Januari 2016. "Ini (MEA) jadi momen kami memperbaiki diri, agar pengawasan ketat. Agar kita siap MEA, jangan kita hanya jadi negara tujuan impor saja," kata Gobel.
(dnl/hen)











































