Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 30 Jul 2015 19:51 WIB

Di Depan Agus Marto, Alex Noerdin 'Jualan' Sumatera Selatan

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Palembang - Bank Indoensia (BI) melakukan pertemuan bilateral dengan para gubernur atau kepala daerah Sumatera Selatan dan diseminasi Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2014. BI juga menggelar Talk Show dengan tema 'Memperkuat Modal Dasar Konektivitas'.

Hadir dalam acara ini Gubernur BI Agus Martowardojo, Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimuljono, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk Adityawarman, dan Kepala Ekonom Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih.

Di depan para tamu, Alex dengan bangga 'berjualan' Sumatera Selatan.

"Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk jualan Sumatera Selatan. Di baliho ada gambar kita, ada Gubernur BI dan Gubernur Sumsel, sama-sama gubernur tapi beda kelas," ujarnya sembari tertawa, dalam sambutannya di Ballroom Novotel Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (30/7/2015).

Alex mengatakan, dalam situasi melemahnya perekonomian yang terjadi bukan hanya di Indonesia tapi dunia, barangkali ada satu yang harus terus dibangkitkan yaitu semangat untuk memperbaiki, maju dan bertahan, dan dalam beberapa hal semangat itu ada di Sumatera Selatan.

"Saya mau kasih contoh, saat ditunjuk tuan rumah Sea Games 2010, kami masih rawa-rawa di tengah kota Palembang, waktu tinggal 10 bulan, kasus wisma atlet orang tidak percaya, dana tidak ada, tapi kami punya semangat, kalau tidak selesai malu bangsa ini," katanya.

Dengan semangat tersebut, Alex mengaku tertantang untuk bisa mewujudkan kota olahraga berstandar internasional, dan hal tersebut terwujud.

"Palembang jadi kota olahraga berstandar internasional, coba cari kompleks olahraga terpadu seperti Jakabaring belum ada, kami ternyaman bagi atlet, berjalan 1-6 menit ke venue, kolam renang berstandar terbaik internasional, kolam bisa maju mundur. Ini kolam renang terbaik di Asia, lapangan tembak terbaik di Asia, itu bukan mal, tapi shooting area," jelas Alex sambil menunjukkan gambar-gambar yang dimaksud dalam paparannya di depan para tamu undangan.

Lebih jauh Alex menyebutkan, dalam lesunya perekonomian, dirinya mengajak Presiden Jokowi keliling Jakabaring, setelah selesai beliau ditanya wartawan.

"Apa kesannya? Pak Jokowi jawab, subhanallah, Indonesia punya fasilitas olahraga seperti ini," ujar Alex menirukan ucapan Jokowi.

Alex mengungkapkan, gelanggang olahraga Jakabaring sudah melalui berbagai macam prestasi mulai dari PON, Sea Games, dan 47 negara Islam sedunia berkumpul di sini.

"Ini sudah kita gunakan untuk PON, Sea Games, dan 47 negara Islam sedunia kumpul di sini, Indonesia berkontribusi untuk mendamaikan negara-negara Islam di dunia melalui olahraga. Yang kita sudah ada belum cukup, tapi ada Asian Games 2018. Kami sedang bersaing dengan Jakarta untuk memperebutkan cabang olahraga yang banyak medalinya, apakah di Jakarta atau Jakabaring," jelas dia.

Dengan itu, Alex menyebutkan, pihaknya terus menggenjot berbagai proyek-proyek infrastruktur untuk bisa mendukung acara tersebut.

"Dengan itu, kami membangun infrastruktur besar-besaran dalam waktu 2,5 tahun sekaligus, jembatan musi, flyover, kereta api, airport. Asian Games nanti 18 Agustus 2018, ke-18, semoga bisa jadi tuan rumah," imbuh Alex.

(drk/dnl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com